Kode barcode pada kemasan produk kesehatan menjadi penanda kalau produk tersebut sudah memiliki izin edar, namun untuk memastikan lebih lanjut pengguna harus cek ke situs resmi BPOM. Saat dilakukan pemindaian nanti akan muncul Barcode (90)NA18240108790 dan contoh lainnya misalnya (90)NA11240100172. Kode tersebut memiliki makna khusus karena berkaitan langsung dengan legalitas dan pencatatan produk di Indonesia.
Contents
Barcode (90)NA18240108790

Barcode pada obat, kosmetik, dan suplemen berfungsi sebagai pengenal digital. Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan menerapkan sistem barcode dua dimensi (2D) untuk meningkatkan ketertelusuran produk.
- Identifikasi produk resmi yang telah memperoleh Nomor Izin Edar
- Pengawasan distribusi dari produsen hingga titik penjualan
- Pencegahan peredaran produk tanpa izin
Saat barcode dipindai menggunakan pemindai atau hp, sistem menampilkan data tertentu. Salah satu format Barcode (90)NA18240108790, yang mengindikasikan status registrasi produk pada basis data BPOM.
Untuk hasilnya sebagai berikut.
| Kategori | Informasi |
|---|---|
| Jenis Produk | Kosmetika |
| Nama Produk | Glycore 10 Cream |
| Merek | DERMA XP |
| Nomor Registrasi | (90)NA18240108790 |
| Tanggal Terbit | 2024-06-25 |
| Komposisi | – |
| Kemasan | Pot, Dus 10 g |
| Pendaftar | GENERO PHARMACEUTICALS, PT |
| Diterbitkan Oleh | Notifikasi Kosmetika – Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik |
Format Kode (90)NA18240108790
Format barcode BPOM mengikuti standar Application Identifier (AI). Setiap bagian kode memiliki peran spesifik.
- (90)
Angka tersebut merupakan Application Identifier yang menandakan Nomor Izin Edar BPOM. Kode ini digunakan khusus untuk produk farmasi, kosmetik, atau suplemen yang telah melalui penilaian regulator. - NA
Huruf tersebut menunjukkan kategori produk. “NA” umumnya digunakan untuk kosmetik yang terdaftar secara resmi. - 18240108790
Rangkaian angka tersebut merupakan nomor unik yang diberikan BPOM. Nomor ini membedakan satu produk dengan produk lain meskipun berasal dari produsen sama.
Saat pemindaian menampilkan hasil Barcode (90)NA18240108790, artinya produk tersebut memiliki Nomor Izin Edar aktif dan dapat ditelusuri melalui layanan resmi BPOM.
Barcode Nomor Izin Edar BPOM
Nomor Izin Edar bukan sekadar formalitas. Nomor tersebut menandakan bahwa produk telah melalui evaluasi keamanan, mutu, serta klaim yang disampaikan produsen.
- Produk tercatat pada sistem nasional BPOM
- Konsumen dapat melakukan verifikasi mandiri
- Pelaku usaha memiliki kepastian hukum dalam distribusi
Karena itu, hasil Barcode menjadi indikator awal bahwa produk tersebut tidak berasal dari jalur ilegal.
Cara Mengecek Hasil Barcode (90)NA18240108790
Pengecekan barcode dapat dilakukan tanpa perangkat khusus. Cukup menggunakan hp dan koneksi internet.
- Pindai barcode pada kemasan
Gunakan kamera hp atau aplikasi pemindai barcode. Pastikan kode terlihat jelas dan tidak terlipat. - Catat hasil scan
Setelah pemindaian, layar akan menampilkan kode seperti hasil Barcode (90)NA18240108790. - Akses layanan Cek BPOM
Buka layanan resmi Cek BPOM melalui browser. Masukkan Nomor Izin Edar yang terbaca. - Cocokkan data produk
Periksa kesesuaian nama produk, produsen, serta bentuk sediaan dengan kemasan fisik.
Jika data sesuai, produk tercatat secara resmi. Apabila tidak ditemukan, sebaiknya dilakukan pengecekan ulang atau menghindari penggunaan produk tersebut.
Dampak Barcode bagi Industri dan Distribusi
Tidak hanya konsumen, pelaku industri juga memperoleh keuntungan dari penerapan barcode BPOM.
Dampak positif bagi industri:
- Distribusi produk lebih terpantau
- Penarikan produk bermasalah lebih cepat
- Kepercayaan pasar meningkat
Sistem tersebut membantu regulator dan pelaku usaha menjaga kualitas rantai pasok. Oleh karena itu, hasil Barcode bukan sekadar kode teknis, melainkan bagian dari sistem pengawasan nasional.
Kode Barcode (90)NA18240108790 berperan besar dalam ekosistem produk kesehatan di Indonesia. Kode tersebut menandakan bahwa produk telah memperoleh Nomor Izin Edar dan tercatat pada sistem BPOM. Dengan melakukan pengecekan melalui layanan resmi, konsumen dapat memastikan keamanan produk, sementara industri memperoleh kepercayaan pasar yang lebih kuat. Kebiasaan memeriksa barcode sebelum penggunaan menjadi kebiasaan yang mendukung perlindungan konsumen dan pengawasan distribusi produk secara berkelanjutan.







